Apa Beda Usaha Mikro Dan Kecil

3 min read Jun 26, 2024
Apa Beda Usaha Mikro Dan Kecil

Mengenal Perbedaan Usaha Mikro dan Kecil: Sebuah Panduan Praktis

Memulai bisnis merupakan impian banyak orang, namun tidak sedikit yang masih kebingungan dalam mendefinisikan jenis usaha yang akan dijalankan. Terutama dalam membedakan usaha mikro dan usaha kecil. Padahal, memahami perbedaan ini penting untuk menentukan skema bantuan, permodalan, hingga strategi pengembangan bisnis yang tepat.

Mari kita bahas perbedaan keduanya dengan lebih detail:

1. Batasan Omzet dan Aset

Perbedaan paling mendasar terletak pada batasan omzet dan aset. Berikut adalah rinciannya:

Usaha Mikro:

  • Omzet: Maksimal Rp300 juta per tahun
  • Aset: Maksimal Rp1 miliar

Usaha Kecil:

  • Omzet: Di atas Rp300 juta hingga Rp2,5 miliar per tahun
  • Aset: Di atas Rp1 miliar hingga Rp10 miliar

2. Jumlah Karyawan

Selain omzet dan aset, jumlah karyawan juga menjadi pembeda penting.

Usaha Mikro:

  • Jumlah karyawan maksimal 9 orang (tidak termasuk pemilik)

Usaha Kecil:

  • Jumlah karyawan minimal 10 orang dan maksimal 200 orang (tidak termasuk pemilik)

3. Jenis Usaha

Perbedaan ini tidaklah mutlak, namun umumnya usaha mikro lebih banyak bergerak di bidang usaha informal seperti pedagang kaki lima, warung makan, dan bengkel kecil. Sementara usaha kecil cenderung bergerak di bidang usaha formal seperti manufaktur, perdagangan, dan jasa.

4. Akses Pembiayaan

Perbedaan ini juga berpengaruh pada akses pembiayaan yang tersedia. Usaha mikro umumnya lebih mudah mendapatkan pinjaman modal kerja, sementara usaha kecil dapat mengakses kredit investasi dan kredit modal kerja yang lebih besar.

5. Program Pendukung

Pemerintah memiliki program pendukung khusus untuk membantu pengembangan usaha mikro dan kecil. Program ini biasanya berupa pelatihan, bantuan modal, dan kemudahan akses pasar.

Kesimpulan

Memahami perbedaan usaha mikro dan kecil sangat penting bagi para pelaku usaha dalam menentukan strategi dan memanfaatkan program pendukung yang tersedia. Dengan memahami perbedaan ini, para pelaku usaha dapat memaksimalkan potensi bisnis mereka dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Related Post


Latest Posts