Anak Perusahaan Bumn Apakah Bumn

3 min read Jun 25, 2024
Anak Perusahaan Bumn Apakah Bumn

Anak Perusahaan BUMN: Masihkah Termasuk BUMN?

Pertanyaan tentang apakah anak perusahaan BUMN termasuk BUMN seringkali muncul, terutama dalam konteks legalitas dan tanggung jawab. Meskipun sering disebut sebagai "anak perusahaan BUMN", secara hukum dan teknis, anak perusahaan BUMN bukanlah BUMN.

Definisi BUMN

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMN didefinisikan sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh negara yang dikuasai dan dikelola oleh negara melalui kementerian/lembaga tertentu.

Definisi ini menekankan kepemilikan modal oleh negara sebagai syarat utama sebuah badan usaha untuk disebut sebagai BUMN.

Anak Perusahaan BUMN: Sebuah Kesatuan Tersendiri

Anak perusahaan BUMN merupakan badan usaha yang modalnya sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh BUMN. Meskipun memiliki kaitan dengan BUMN induk, anak perusahaan memiliki status hukum dan badan usaha yang terpisah.

Berikut beberapa poin penting yang membedakan anak perusahaan BUMN dengan BUMN:

  • Kepemilikan Modal: Anak perusahaan BUMN memiliki modal yang dimiliki oleh BUMN induk, bukan oleh negara secara langsung.
  • Status Hukum: Anak perusahaan BUMN merupakan badan usaha yang terpisah dan memiliki identitas hukum sendiri.
  • Tanggung Jawab: Anak perusahaan BUMN bertanggung jawab atas kewajiban dan kerugiannya sendiri, tidak terkait dengan BUMN induk.

Contoh Anak Perusahaan BUMN

Sebagai contoh, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merupakan BUMN yang memiliki anak perusahaan seperti PT Telkomsel dan PT IndiHome. Meskipun Telkomsel dan IndiHome memiliki peran penting dalam ekosistem bisnis Telkom Indonesia, mereka bukanlah BUMN.

Kesimpulan

Anak perusahaan BUMN merupakan bagian penting dari ekosistem bisnis BUMN. Namun, mereka bukanlah BUMN dan memiliki status hukum dan tanggung jawab yang berbeda. Penting untuk memahami perbedaan ini agar tidak terjadi kebingungan dalam berbagai aspek, seperti legalitas, regulasi, dan akuntabilitas.