Akun-akun Yang Ada Pada Laporan Laba/rugi Perusahaan Dagang Adalah

6 min read Jun 30, 2024
Akun-akun Yang Ada Pada Laporan Laba/rugi Perusahaan Dagang Adalah

Memahami Akun-Akun dalam Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Laporan laba rugi, atau biasa disebut juga sebagai "income statement", merupakan salah satu laporan keuangan penting yang menggambarkan kinerja keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Untuk perusahaan dagang, laporan ini menunjukkan hasil penjualan dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan penjualan tersebut.

Dalam laporan laba rugi perusahaan dagang, terdapat sejumlah akun yang terstruktur untuk memberikan gambaran yang jelas tentang profitabilitas perusahaan. Berikut adalah akun-akun yang umum terdapat dalam laporan laba rugi perusahaan dagang:

1. Penjualan

Penjualan merupakan akun utama dalam laporan laba rugi perusahaan dagang. Akun ini mencatat total pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan barang dagangan selama periode tertentu.

Akun penjualan dapat dibagi lagi menjadi beberapa akun:

  • Penjualan Tunai: Mencatat penjualan barang dagangan yang dibayar tunai oleh pelanggan.
  • Penjualan Kredit: Mencatat penjualan barang dagangan yang dibayar secara kredit oleh pelanggan.
  • Retur Penjualan: Mencatat pengembalian barang dagangan yang dilakukan oleh pelanggan.
  • Potongan Penjualan: Mencatat potongan harga yang diberikan kepada pelanggan.

2. Harga Pokok Penjualan (HPP)

Harga pokok penjualan (HPP) merupakan akun yang mencatat biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan mempersiapkan barang dagangan yang terjual selama periode tertentu.

Akun HPP mencakup:

  • Persediaan Awal: Nilai barang dagangan yang tersedia di awal periode.
  • Pembelian: Nilai barang dagangan yang dibeli selama periode tersebut.
  • Retur Pembelian: Nilai barang dagangan yang dikembalikan kepada pemasok.
  • Potongan Pembelian: Nilai potongan harga yang diperoleh dari pemasok.
  • Persediaan Akhir: Nilai barang dagangan yang tersisa di akhir periode.

Rumus HPP:

  • HPP = Persediaan Awal + Pembelian - Retur Pembelian - Potongan Pembelian + Persediaan Akhir

3. Beban Operasional

Beban Operasional merupakan akun yang mencatat biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan dalam menghasilkan penjualan.

Beberapa contoh beban operasional:

  • Beban Gaji: Biaya gaji dan upah karyawan yang terlibat dalam kegiatan operasional.
  • Beban Sewa: Biaya sewa tempat usaha, gudang, atau peralatan.
  • Beban Listrik: Biaya listrik yang digunakan untuk operasional.
  • Beban Telepon: Biaya telepon dan internet untuk keperluan perusahaan.
  • Beban Iklan: Biaya yang dikeluarkan untuk promosi dan pemasaran produk.

4. Laba Bruto

Laba Bruto merupakan selisih antara penjualan dengan harga pokok penjualan (HPP).

Rumus Laba Bruto:

  • Laba Bruto = Penjualan - HPP

Laba bruto menggambarkan keuntungan yang diperoleh dari penjualan barang dagangan sebelum dikurangi biaya operasional.

5. Laba Operasional

Laba Operasional merupakan selisih antara laba bruto dengan beban operasional.

Rumus Laba Operasional:

  • Laba Operasional = Laba Bruto - Beban Operasional

Laba operasional menunjukkan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan operasional perusahaan sebelum dikurangi biaya non-operasional.

6. Laba Bersih

Laba Bersih merupakan keuntungan akhir yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi dengan semua biaya, termasuk biaya operasional dan non-operasional.

Rumus Laba Bersih:

  • Laba Bersih = Laba Operasional - Beban Non-Operasional + Pendapatan Non-Operasional

Laba bersih merupakan indikator utama profitabilitas perusahaan dan menunjukkan hasil akhir dari kegiatan usaha selama periode tertentu.

7. Rugi Bersih

Rugi Bersih terjadi jika biaya yang dikeluarkan perusahaan lebih besar dari pendapatan yang diperoleh.

Rumus Rugi Bersih:

  • Rugi Bersih = Total Biaya - Total Pendapatan

8. Penghasilan Lainnya

Penghasilan Lainnya merupakan akun yang mencatat pendapatan yang diperoleh dari kegiatan non-operasional, seperti:

  • Bunga diterima
  • Dividen diterima
  • Keuntungan penjualan aset tetap

9. Beban Lainnya

Beban Lainnya merupakan akun yang mencatat biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan non-operasional, seperti:

  • Bunga dibayar
  • Kerugian penjualan aset tetap
  • Biaya hukum

Kesimpulan

Laporan laba rugi perusahaan dagang merupakan alat penting untuk memahami kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Dengan memahami akun-akun yang ada dalam laporan ini, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang profitabilitas perusahaan dan menilai kemampuannya untuk menghasilkan keuntungan.