5 Jenis Usaha Bank Umum

5 min read Jun 28, 2024
5 Jenis Usaha Bank Umum

Mengenal 5 Jenis Usaha Bank Umum di Indonesia

Bank umum merupakan lembaga keuangan yang berperan penting dalam perekonomian suatu negara. Fungsi utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit atau pembiayaan.

Di Indonesia, jenis usaha bank umum diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Berikut 5 jenis usaha bank umum yang umum dijumpai:

1. Bank Umum Konvensional

Jenis usaha bank ini merupakan yang paling umum di Indonesia. Bank umum konvensional menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip konvensional atau syariah. Mereka menawarkan berbagai produk dan layanan keuangan, seperti:

  • Tabungan: Menyediakan berbagai jenis tabungan dengan beragam fitur dan keuntungan.
  • Giro: Menyediakan layanan transaksi non tunai untuk kebutuhan bisnis dan pribadi.
  • Deposito: Menerima simpanan dana dengan jangka waktu tertentu dan memberikan bunga tetap.
  • Kredit: Memberikan pinjaman dana untuk berbagai kebutuhan, seperti kredit konsumsi, kredit usaha, dan kredit properti.
  • Pembiayaan: Membiayai kegiatan usaha atau proyek dengan skema tertentu.

2. Bank Umum Syariah

Bank umum syariah menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah Islam. Mereka menawarkan produk dan layanan yang sesuai dengan hukum Islam, seperti:

  • Tabungan: Menawarkan tabungan dengan skema bagi hasil, seperti tabungan mudharabah dan tabungan wadiah.
  • Giro: Memberikan layanan transaksi non tunai dengan sistem bagi hasil.
  • Deposito: Menerima simpanan dana dengan jangka waktu tertentu dan memberikan bagi hasil.
  • Pembiayaan: Memberikan pinjaman dana berdasarkan prinsip syariah, seperti pembiayaan murabahah, pembiayaan ijarah, dan pembiayaan mudharabah.

3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

BPR merupakan lembaga keuangan yang fokus pada pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM). Mereka melayani masyarakat di wilayah tertentu dengan fokus pada kebutuhan lokal. BPR menawarkan berbagai produk dan layanan, seperti:

  • Tabungan: Menawarkan tabungan dengan beragam fitur dan keuntungan.
  • Deposito: Menerima simpanan dana dengan jangka waktu tertentu dan memberikan bunga tetap.
  • Kredit: Memberikan pinjaman dana untuk kebutuhan UKM dan masyarakat di wilayah tertentu.

4. Bank Asing

Bank asing merupakan lembaga keuangan yang didirikan dan dimiliki oleh warga negara asing. Mereka menawarkan berbagai produk dan layanan yang serupa dengan bank umum konvensional, namun fokus pada kebutuhan klien asing atau investasi asing di Indonesia.

5. Bank Pembangunan Daerah (BPD)

BPD merupakan lembaga keuangan yang didirikan oleh pemerintah daerah. Mereka fokus pada pengembangan ekonomi daerah dan melayani kebutuhan masyarakat di wilayah tertentu. BPD menawarkan berbagai produk dan layanan, seperti:

  • Tabungan: Menawarkan tabungan dengan beragam fitur dan keuntungan.
  • Giro: Memberikan layanan transaksi non tunai untuk kebutuhan bisnis dan pribadi.
  • Deposito: Menerima simpanan dana dengan jangka waktu tertentu dan memberikan bunga tetap.
  • Kredit: Memberikan pinjaman dana untuk kebutuhan masyarakat dan usaha di wilayah tertentu.

Keberadaan berbagai jenis usaha bank umum ini memberikan pilihan yang lebih luas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangan mereka.

Penting untuk memilih bank yang tepat berdasarkan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

Informasi tentang produk dan layanan bank umum dapat diperoleh dengan mudah melalui website resmi bank, call center, atau mengunjungi kantor cabang bank terdekat.

Related Post